Skip to main content

Qualcomm Boleh Menjual Chip 4G Lagi Ke Huawei

Setelah perusahaan teknologi asal China yakni Huawei di ban oleh pemerintah Amerika Serikat sejak Februari 2020, akhirnya kemarin pada tanggal 14 November 2020, larangan ini sedikit dikurangi oleh pemerintah Amerika Serikat.

Larangan ini berdasarkan keputusan dari pemerintah Amerika Serikat yang menyatakan bahwa Huawei, dan perusahaan China lainnya merupakan perusahaan yang tidak aman. Tidak boleh menjual dan menggunakan teknologi dari perusahaan Amerika ke perusahaan China terkait spionase.

Sehingga pada akhirnya, Huawei dan perusahaan asal Tiongkok lainnya tidak bisa membeli produk teknologi dari Amerika dan tidak bisa menjual teknologinya ke Huawei. Termasuk Qualcomm.

Salah satu yang paling terasa dampaknya adalah Huawei. Perusahaan asal China itu juga tidak bisa menggunakan salah satu teknologi yang dikembangkan oleh perusahaan asal AS yaitu Google Mobile Services atau GMS. Karena Google merupakan perusahaan dari AS.

Terlihat dari smartphone yang dijual oleh Huawei di Indonesia, seperti Huawei P40, Huawei Nova 7, dan lainnya, tidak menggunakan GMS.

Hal ini mengakibatkan Huawei tidak bisa menggunakan layanan dari Google pada smartphone Androidnya seperti Play Store ataupun layanan maps, maupun aplikasi dari Google.

Berkat perang dagang yang dilakukan AS terhadap China, membuat ban ini terasa sangat meningkatkan ketegangan antara dua negara besar ini.

Perang dagang juga mengakibatkan Huawei tidak bisa membeli chip dari Qualcomm. Memang Huawei memiliki prosesor sendiri yaitu Kirin. Tapi akses ke software desain chip dan alat fabrikasinya ada di AS.

Tapi semenjak hari Jumat kemarin, pemerintah Amerika Serikat mulai melonggarkan larangan pada perusahaan asal Tiongkok itu.

Qualcomm, salah satu perusahaan asal Amerika menerima lisensi dari pemerintah AS untuk menjual chip ponsel 4G ke Huawei dan perusahaan asal China lainnya.

Namun tidak diketahui juga apakah ini artinya Huawei bisa menggunakan prosesor dari Snapdragon kembali atau hanya produk lain yang berkaitan dengan 4G saja. Ataukah bisa juga untuk memasok chip 5G yang mungkin sebentar lagi akan terwujud.

Sebenarnya Huawei bukanlah pelanggan utama dari Snapdragon, mengingat Huawei banyak menggunakan prosesor Kirin. Snapdragon sendiri justru digunakan Huawei untuk smartphone kelas low-end.

Selain Qualcomm, Micron Technology dan Intel pun mengatakan bahwa mereka juga memiliki lisensi untuk menjual chip mereka ke Huawei.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *