Categories
Review Teknologi

Pengalaman Pribadi Menggunakan Kartu Pascabayar Telkomsel Selama 3 Tahun, Worth It Gak Sih?

Kita semua dulu adalah makhluk yang labil. Masih ingat gak ketika waktu SMP atau SMA ganti-ganti nomor telepon? Atau ganti-ganti provider selular untuk mencari mana yang lebih murah.

Waktu itu kayanya operator seluler berlomba-lomba paling murah untuk menggaet pasar yang lebih luas.

Dulu saya pun begitu. Selalu ganti-ganti nomor untuk mencari mana yang lebih murah. Atau berusaha menyamakan operator dengan gebetan agar lebih murah mengirim SMS atau telepon.

Jaman dulu belum ada WhatsApp, Telegram, Line. Paket data sebenarnya ada, tapi masih belum terlalu booming seperti sekarang. Internet juga masih GPRS. Paling cepet mentok di EDGE doang.

Singkat cerita setelah memasuki dunia kerja, mencari paket mana yang lebih murah rasanya udah gak relevan lagi bagi saya pribadi. Ketika bekerja, bukan lagi mencari yang termurah, tapi yang bisa diandalkan di daerah manapun.

Sinyal internet juga harus bagus walaupun di perjalanan karena berhubungan dengan bisnis atau pekerjaan. Kalau sinyalnya leplepan, wah udah gagal.

Waktu awal-awal kerja pun saya masih menggunakan operator yang kebetulan di daerah saya kerja sinyalnya kurang dan akhirnya menyerah karena komunikasi jadi terhambat.

Kadang ditegur juga susah dihubungi. Jadilah pilih Telkomsel karena sinyalnya menurut saya lebih oke ketimbang yang lain. Yah walaupun saat itu rasanya mahal banget pake Telkomsel.

Tapi gak langsung pake pascabayar. Waktu itu saya masih pake yang prabayar karena masih belum tau ada paket selain prabayar. Tapi setelah sekian lama, saya tau bahwa ada paket pascabayar.

Jadilah saya membandingkan antara prabayar dan pascabayar dan merasa bahwa yang bayar belakangan lebih praktis kayanya. Eh sampai sekarang masih berlangganan.

Buat yang belum tau apa itu prabayar atau pascabayar, kalo kartu prabayar itu artinya kita kudu bayar dulu sebelum dapat pulsa/kuota. Kalau pascabayar artinya kita pakai dulu, bayarnya belakangan.

Jika kamu pakai pascabayar, per bulan kamu akan ditagih bayaran. Kalau prabayar ya sehabisnya aja kuota/pulsa. Kalau habis tinggal beli lagi. Sistemnya sama seperti listrik prabayar dan pascabayar.

Saya pribadi menggunakan pascabayar Telkomsel udah sekitar 3 tahunan. Sampai saat ini pun saya masih menggunakan paket pascabayar karena menurut saya lebih praktis ketimbang prabayar. Memang sih harga paketnya lebih mahal, tapi bisa terkontrol per bulannya.

Daftar pascabayar, khususnya Telkomsel itu susah gak sih?

Enggak sama sekali. Kita cuma perlu ke Grapari aja bahwa kita mau daftar pascabayar. Nanti tinggal tunggu aja prosesnya. Jangan lupa bawa KTP juga untuk verifikasi pendaftarannya.

Terus, apa sih kelebihan dari pascabayar ini?

Berdasarkan pengalaman pribadi, memakai pascabayar itu:

Lebih praktis dan terkontrol

Pembayaran pascabayar itu rutin per bulannya. Bisa di tanggal 10, 14, ataupun tanggal 20. Tergantung dari ketentuan kita waktu daftar pascabayar. Biasanya udah dikasih tau sama CS nya bahwa pembayarannya tanggal sekian. Nanti kita tinggal bayar pas tanggal yang disepakati itu.

Penggunaan juga lebih terkontrol. Karena pengeluaran bisa diprediksi lebih awal bahwa tanggal sekian, saya kudu bayar. Dan juga gak akan kehabisan pulsa ditengah-tengah menelpon. Gak asik juga kan ketika lagi asik telepon, tiba-tiba terputus karena pulsanya habis?

Saya lebih suka yang praktis, ya walaupun emang pascabayar paketnya lebih mahal, cuma ya worth it. Dulu mungkin bisa habis 200 ribu soalnya dulu paket data Telkomsel tidak se-variatif sekarang.

Dulu 100 ribu cuma dapat 4 GB sedangkan di pascabayar bisa dapat 10 GB dengan bayar 150 ribu. Lebih untung juga kan?

Kalau sekarang paket data Telkomsel yang prabayar lebih variatif dan lebih murah juga. Yang pascabayar juga sama, sedikit banyak pilihannya. Saya aja udah ganti ke paket yang 150 ribu dan dapet 15 GB, nelpon sesama Telkomsel 200 menit, dan nelpon ke operator lain 40 menit.

Hitungannya murah karena saya juga sering menggunakan fitur telepon langsung ketimbang telepon WhatsApp.

Tapi kalau kalian mau pake yang pascabayar, apapun operatornya, make sure kalau kamu gak gampang tergoda paket internet yang lain. Karena kadang-kadang operator suka ada promo, misalnya beli pulsa 30 ribu dapet paket data 4 GB.

Dan juga kalau kamu orangnya suka ganti operator, lebih baik jangan pakai pascabayar.

Lalu kamu juga bisa mengontrol diri, tau batas kuota kita karena kalau melebihi kuotanya, biasanya ada charge lebih yang dibebankan kepada kita.

Atau dalam paket pascabayar misalnya gak ada kuota untuk SMS ke operator lain, jika kita melakukan SMS ke operator lain maka akan ada biaya lebih yang menambah ke pengeluaran kita juga.

Dan yang agak mengganggu adalah pembayaran kita akan dikenakan pajak 10%. Jadi kalau saya menggunakan paket yang 150 ribu, maka saya harus bayar 165 ribu. Tapi gapapa lah, masih oke.

Bagi saya sendiri pascabayar lebih worth it ketimbang prabayar. Selama 3 tahun menggunakan pascabayar Telkomsel jarang sekali ada keluhan.

Kalaupun ada itu juga karena sistem sedang maintenance dan beberapa saat kemudian lancar lagi. Pakai paket pascabayar juga bukan karena gengsi, tapi lebih ke kebutuhan karena lebih mengakomodir kegiatan saya sehari-hari.

Menurut kalian, lebih enak mana, prabayar atau pascabayar?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *