Cara Mengakali Kecilnya Penyimpanan Internal pada Smartphone

Saat ini storage pada smartphone modern, paling kecil adalah 32GB. Padahal dulu kalau ada smartphone yang punya penyimpanan internal 32GB boleh dibilang besar sekali.

Ya seiring berjalannya waktu, fitur aplikasi dan kemampuan fotografi pada smartphone semakin meningkat. Hal ini membuat ukuran aplikasi semakin lama semakin besar. Ditambah update yang selalu rutin ada dari pembuat aplikasi agar keamanan maupun fiturnya semakin baik.

Lalu untuk fotografi. Kualitas gambar pada smartphone, baik Android maupun iPhone semakin kesini semakin bagus. Berkat teknologi pada sensor kamera yang selalu berkembang ke arah yang lebih baik, tentunya membutuhkan data yang lebih banyak agar kualitas foto semakin tajam dan detail.

Karenanya ukuran foto dan video juga semakin membesar. Yang berakibat penyimpanan internal pada smartphone yang kita miliki semakin sempit.

Percaya deh. Di hape kita itu isinya didominasi oleh foto dan video. Selebihnya aplikasi yang kita gunakan sehari-hari.

Bagi kita yang punya dana banyak, tentu upgrade smartphone yang memiliki internal storage yang lebih lega menjadi salah satu cara untuk mengakalinya. Namun tentu aja gak semua orang bisa dengan mudah beli smartphone. Apalagi smartphone dengan penyimpanan internal yang besar seringkali harganya cukup mahal.

Uninstall aplikasi yang memakan storage bukanlah cara yang tepat. Karena bisa jadi aplikasi yang memakan storage itu justru kita rutin gunakan. Contohnya game dan juga aplikasi lainnya. Kalau kita hapus aplikasi itu, buat apa kita beli smartphone?

Untuk itu kita perlu mengakali kecilnya penyimpanan internal pada smartphone yang kita miliki dengan cara-cara sebagai berikut.

1. Beli microSD

Ini merupakan solusi cepat yang tentunya akan menambah kembali pengeluaran kita. Tapi ini efektif bagi kita yang sering menggunakan smartphone untuk fotografi ataupun merekam video. Karena walaupun aplikasi Android saat ini tidak bisa dipindahkan ke microSD, foto dan video sangat mudah sekali untuk kita pindahkan ke microSD.

Baca juga : Merk MicroSD yang Bagus

Apalagi kalau kamu memang tidak bisa kompromi soal kualitas foto dan video. Menggunakan settingan tertinggi pada kamera smartphone tentu akan menjadi semakin besar ukuran file video dan fotonya. Pindahkan ke microSD adalah solusi yang cukup efektif.

Namun ini gak berlaku untuk pengguna iPhone dan iPad karena tidak ada slot microSD yang disediakan Apple untuk device nya itu.

2. Clear Cache aplikasi secara rutin

Di Android, aplikasi yang sering kita gunakan akan menyimpan banyak cache. Bagi kamu yang gak pernah mengecek cache aplikasi, coba cek dulu deh. Terutama aplikasi yang paling sering kamu gunakan dan kamu akan takjub dengan ukuran cache pada aplikasinya.

Cache ini perlu kita hapus secara rutin. Jangan gunain aplikasi pembersih cache. Langsung aja ke aplikasinya dan clear cache secara manual. Cara ini lebih efektif, walaupun memerlukan effort yang lumayan. Apalagi kalau smartphone yang digunakan kentank.

Di iPhone dan iPad lagi-lagi tidak ada cache, jadi gak perlu gunain cara ini.

3. Beli flashdisk khusus untuk smartphone

Kalau dulu flashdisk hanya untuk PC dan laptop saja dengan interface USB, sekarang sudah ada flashdisk yang mendukung interface smartphone. Seperti flashdisk dengan micro USB, flashdisk dengan USB type C, dan juga flashdisk dengan colokan lightning.

Kita bisa beli salah satunya. Tergantung dari spesifikasi smartphone yang kita gunakan. Kalau chargernya pake Type-C, maka belilah flashdisk yang ada konektor type-C nya.

Kalau pakai iPhone atau iPad, bisa menggunakan flashdisk yang ada konektor lightning nya. Namun harganya lebih mahal ketimbang flashdisk biasa.

4. Gunakan Cloud Storage, baik yang gratis ataupun berbayar

Ketika menggunakan smartphone, baik Android atau iPhone, kita pasti ditawari untuk membuat email/iCloud. Selain untuk mempermudah konfigurasi, kita juga bisa mendapatkan penyimpanan cloud storage secara gratis.

Untuk Android, kita bisa mendapatkan free 15GB dari Google Drive dan free 5GB untuk iPhone/iPad dari iCloud.

Kapasitas sebesar itu boleh dibilang lumayan untuk memindahkan dokumen-dokumen penting dan sebagian foto yang kita miliki yang ada di smartphone ke cloud storage. Sehingga memori internal pada smartphone bisa semakin lega.

Kalau dirasa masih kurang, kita juga bisa sewa penyimpanan tambahan. Untuk kapasitas 100GB di Google Drive, per bulannya kita harus bayar 30ribu. Yah lebih murah dari kopi yang sehari-hari kalian minum.

5. Hapus beberapa foto yang gak penting

Beberapa foto yang ada pada smartphone kita kadang gak terlalu penting atau bahkan tidak penting sama sekali. Contohnya seperti foto yang sering terdownload secara otomatis dari WhatsApp.

Apalagi kalau kita punya grup WhatsApp yang sering banget kirim foto dan video motivasi, sebulan kemudian udah penuh lagi storage smartphone kita.

Kita bisa mengaturnya dengan mematikan fitur auto-download file gambar dan video pada WhatsApp. Tapi kalau kebobolan, ya kita harus hapus foto dan video secara manual.

Tips ini cukup memerlukan effort. Apalagi jika foto dan videonya sudah berjumlah puluhan ribu yang tersimpan. Maka dari itu luangkan waktu tersendiri untuk menghapus foto dan video yang kiranya sudah tidak penting lagi.

6. Hapus aplikasi bawaan smartphone yang gak penting dan yang jarang banget digunakan

Smartphone tanpa aplikasi sama saja seperti ponsel biasa yang dipakai untuk menelpon saja. Tapi kadang-kadang sebuah smartphone ini sotoy, bawa berbagai macam aplikasi yang kegunaannya kurang jelas.

Beberapa aplikasi ada yang bandel, tidak bisa kita hapus. Tapi kalau ada aplikasi yang gak berguna buat kita atau jarang banget kita pakai, langsung dihapus saja agar penyimpanan pada smartphone kita semakin lega. Toh kita gak pakai juga kan aplikasinya.

7. Streaming aja, gak perlu download

Kalau smartphone kalian terbatas penyimpanannya dan kalian sendiri sering banget download video yang ada di YouTube atau Spotify, mungkin sekarang perlu dirubah kebiasaannya dari download menjadi streaming.

Hal ini karena streaming tidak memakan penyimpanan internal pada smartphone daripada download yang menggunakan penyimpanan internal, sehingga lebih cepat habis.

Memang ini membutuhkan kuota lebih, tapi mau tidak mau kita harus milih untuk mengorbankan kuota atau storage pada smartphone. Tapi hal ini gak jadi masalah bagi kalian yang kuotanya banyak atau memang ada kuota khusus untuk mendengarkan aplikasi musik ataupun video.

Kesimpulan

Mengakali kecilnya penyimpanan internal pada smartphone kita sebenarnya mudah. Tinggal beli microSD yang ukurannya besar dan jadikan microSD sebagai penyimpanan utama karena biasanya kita lebih banyak menggunakan smartphone untuk keperluan foto ataupun video ketimbang instal banyak aplikasi.

Tapi bagi yang males beli microSD atau gak punya dana lebih, cara nomer 2, 5, 6, dan 7 bisa banget diterapkan agar memori internal pada smartphone kalian tidak cepat habis.

Sedangkan cara 3, 4, dan beli microSD cocok sekali bagi kalian yang punya dana lebih. Flashdisk khusus smartphone harganya lumayan mirip dengan beli microSD baru dan backup ke cloud memerlukan komitmen pembayaran per bulan, namun lebih praktis.

Kecuali flashdisk untuk iPhone, harganya lumayan mahal.

Tinggal pilih saja sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang kalian miliki, sehingga smartphone kalian yang penyimpanan internalnya cuma 32GB seperti saya juga bisa tetap lancar menggunakan smartphone untuk keperluan sehari-hari.

Semoga bermanfaat!

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: