Categories
PC Tips Trik

Sebelum Beli, Inilah Kelebihan dan Kekurangan SSD yang Perlu Kalian Tahu

Menggunakan SSD pada tahun ini, detik ini, bukanlah hal yang aneh seperti beberapa tahun yang lalu. Saat ini SSD sudah jauh lebih murah dibandingkan dahulu dan banyak yang menyarankan untuk mengganti harddisk sebagai tempat penyimpanan dengan SSD (Solid State Drive).

Termasuk kami.

Berdasarkan data yang kami dapat dari Statista, ternyata pendapatan yang dihasilkan dari SSD semakin lama semakin meningkat. Proyeksi kedepannya hingga tahun 2025 menunjukan bahwa tren peningkatan ini akan terus ada setiap tahunnya. Berarti permintaan akan SSD semakin lama akan semakin besar.

Kami juga sangat menyarankan bagi kalian yang saat ini belum menggunakan SSD sebagai primary storage, atau masih menggunakan laptop keluaran lama, untuk menggunakan SSD.

Saat ini SSD 128GB harganya sudah relatif murah. Harganya berada di kisaran 300 ribuan.

Nanti kami bikin list mana saja SSD 128GB yang murah. Harap menunggu ya.

SSD memang cepat. Itu adalah sebuah kelebihan. Tapi selain kelebihan, SSD juga memiliki kekurangan juga. Namanya buatan manusia, pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Kita bahas kelebihannya dulu.

Kelebihan SSD

1. SSD jauh lebih cepat daripada harddisk dalam hal read and write

Harddisk paling cepat memiliki transfer data, jika dicek di aplikasi Crystal Disk Mark, hanya mencapai 100 MB/s untuk read dan lebih kecil untuk write nya.

Kecepatan ini akan sangat jauh berbeda jika kalian menggunakan SSD. Paling lambat, SSD itu memiliki kecepatan sekitar 500 MB/s untuk read dan lebih kecil sedikit untuk write nya. Itu menggunakan SSD yang tipe SATA3 dengan motherboard yang mendukung SATA3. Itu sudah hampir 5x lipatnya kecepatan maksimal harddisk.

2. Waktu booting Windows yang lebih cepat

Dengan speed yang lebih tinggi 5x daripada harddisk, otomatis waktu booting Windows kalian akan menjadi jauh lebih cepat. Hal ini berarti tidak akan membuang waktu kalian hanya untuk menunggu masuk ke Windows.

Kalau kalian punya laptop tipe lama, sangat kami sarankan untuk mengganti harddisk yang ada di laptop kalian menjadi SSD. Kami yakin dengan mengganti harddisk ke SSD, waktu untuk masuk ke Windows akan menjadi lebih cepat.

Belum bisa ganti ke SSD? Hmm.. Mungkin kalian perlu jasa kami. Hehehe.

3. SSD tidak berisik

Berbeda dengan harddisk, SSD tidak menggunakan komponen yang bergerak seperti harddisk yang menggunakan piringan metal yang berputar. SSD hanya menggunakan chip memory seperti yang kalau kalian lihat pada komponen memory, ada kotak-kotak hitam. Nah seperti itulah bentuk dalamnya SSD.

Karena tidak ada komponen yang bergerak, suaranya lebih sunyi ketimbang harddisk.

4. Tahan guncangan dan magnet

Karena tidak menggunakan komponen yang bergerak, selain lebih sunyi, SSD lebih tahan guncangan dibandingkan harddisk. Jika kita guncangkan SSD atau kita bawa ke luar kota misalnya menggunakan ransel, data kita lebih aman.

Dibandingkan harddisk, ketika ada guncangan relatif lebih riskan karena guncangan itu bisa mempengaruhi kinerja piringan yang ada pada harrdisk.

Sedangkan magnet dipercaya dapat membuat data pada harddisk menjadi sulit dibaca. Atau file corrupt karena magnet itu sendiri dapat mempengaruhi piringan yang ada pada harddisk.

5. Lebih ringan

Pertama kali kami membeli SSD, kami sempat berpikir, apa bener ini bisa nyimpen data? Mengingat unit SSD itu lebih kecil bentuknya dan lebih ringan dibandingkan harddisk. Tapi setelah dicoba, ternyata benar. SSD itu lebih ringan banget ketimbang harddisk.

Selain ringan, akses datanya juga jauh lebih cepat.

6. Lebih hemat listrik

Penggunaan daya pada SSD pun lebih irit jika dibandingkan dengan harddisk. SSD hanya menggunakan sekitar 2-3 watt untuk penggunaan selama 30 menit. Sedangkan harddisk memerlukan daya 6-7 watt dengan durasi penggunaan yang sama.

Kelihatannya kecil. Tapi jika digunakan selama 24 jam nonstop selama berhari-hari, akan terasa juga pengehematannya.

Sedangkan kekurangan dari SSD adalah sebagai berikut.

1. Harga yang lebih mahal dibandingkan harddisk

Kami mengakui bahwa harga SSD ini jauh lebih mahal ketimbang harddisk untuk ukuran 1TB. Saat ini harddisk 1TB hanya dibandrol sekitar 700ribuan, sedangkan SSD 1TB bisa mencapai harga 1,5 juta ke atas.

Itu untuk SSD 1TB jenis SATA. Sedangkan untuk tipe NVMe, bisa lebih mahal lagi.

2. SSD punya batas waktu untuk bisa ditulis (write)

Setiap SSD memiliki waktu TBW nya atau Terra Byte Write. Artinya setelah SSD ini mencapai waktu TBW nya, SSD tidak akan bisa diisi file lagi.

Umumnya TBW pada SSD itu cukup besar. Jadi sebenarnya tidak perlu khawatir juga karena meskipun sudah tidak bisa diisi file lagi, SSD masih bisa dibaca kembali.

Sebelum beli SSD, harap diperhatikan untuk memperhatikan TBW nya karena setiap produsen SSD memiliki waktu TBW yang berbeda-beda. Lebih besar TBW nya, tentu akan makin awet.

Kesimpulan

SSD ini sebenarnya punya banyak kelebihan yang bisa kita manfaatkan. Tapi disisi lain, SSD ini masih terkendala dari soal harga untuk kapasitas yang sama dengan harddisk.

Kami berharap bahwa kedepannya harga SSD akan semakin terjangkau, sehingga semua orang bisa menikmati berbagai kelebihan dari SSD ini.

Suka dengan tulisan kami? Bagikan ke sosial media yang kalian punya ya. Terima kasih!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *